Tips Membedakan Isim, Fi’il dan Harf Dengan Menggunakan Metode Khayalan

Berikut merupakan cara mudah bagaimana membedakan sebuah kata itu apakah masuk ke dalam kategori Isim, Fi’il atau Harf

Apabila antum bingung apakah sebuah kata masuk ke dalam isim, fi’il atau harf maka antum dapat menggunakan metode mengkhayal

Bagaimana membedakan isim, fi’il dan harf dengan metode mengkhayal ?

Sekarang antum bayangkan di kepala antum sebuah kata

Contohnya Al-Qur’an

Apabila yang tergambar di kepala antum tidak berkaitan dengan waktu, maka dia adalah isim.

Ketika antum membayangkan Al-Qur’an, maka yang terbayang adalah bentuknya, warnanya, tulisannya, covernya. Dan semuanya yg tidak ada kaitannya dengan waktu. Maka kita simpulkan dia adalah isim.

Sekarang antum bayangkan di kepala antum sebuah kata

Contohnya membaca

Apabila yang terbayang di kepala antum misalnya seseorang sedang membaca Al-Qur’an maka kita katakan dia adalah fi’il mudhari’

Apabila yang terbayang di kepala antum misalnya seseorang telah selesai membaca maka kita katakan dia adalah fi’il madhi

Apabila yang terbayang di kepala antum misalnya seseorang sedang memerintah untuk membaca maka dia adalah fi’il amr

Ketiganya di atas adalah berkaitan dengan waktu, yaitu: sedang, telah, dan perintah (yg akan datang).

Dan..

Apabila tidak terbayang apapun di kepala antum, antum tidak dapat membayangkan apa-apa, maka kita simpulkan dia adalah harf.

Tentunya kembali lagi kepada kaidah, “setiap kaidah memiliki pengecualian”.

Leave a Reply